HSP-USAID Indonesia Serah Terimakan Program KIBBLA Kepada Pemda Pasuruan

Rabu, 23 Juni 2010 14:34:27 - oleh : admin

HSP-USAID Indonesia Serah Terimakan Program KIBBLA Kepada Pemda Pasuruan

Pasuruan - Setelah melakukan kerjasama selama + 1 tahun untuk mencegah dan menangani masalah kesehatan ibu, bayi baru lahir dan anak antara USAID, Pemerintah Kabupaten Pasuruan, LSM, Organisasi Profesi, Tenaga Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dan anggota masyarakat, hari ini Rabu 23/6 bertempat di boll room Finna Golf Prigen Pasuruan HSP-USAID Indonesia melalui perwakilan HSP-USAID Indonesia Reginald F Gibson menyerah terimakan Implementasi Program KIBBLA (Kesehatan Ibu, Bayi Baru Lahir dan Anak) Terpadu tersebut kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pasuruan dalam hal ini diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan Agus Sutiadji.

 

Hadir dalam proses serah terima saat itu, Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Jatim, Kepala SKPD, Kepala Pukesmas, Lintas Sektor, Badan Koordinator dan Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kecamatan.

 

Selama pelaksanaan kerjasama antara Pemkab Pasuruan dan perwakilan HPS-USAID Indonesia, penurunan angka kematian bayi baru lahir dan ibu melahirkan menurun hingga 87,5% per ibu hamil di Kabupaten Pasuruan ”tutur Sekda” saat menyampaikan sambutannya.

 

Pemerintah Kabupaten Pasuruan setelah proses serah terima Implemantasi Program KIBBLA nantinya akan terus melanjutkan program-program yang sudah diberikan pihak HSP kepada Pemkab Pasuruan melalui Dinas Kesehatan dan masyarakat guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir dan anak.

 

Sejalan dengan kbijakan Nasional Making Pregenancy Safer, HSp memberikan dukungan untuk terbentuknya Tim di bawah kewenangan Bupati sehingga mempu memberi dukungan secara finansial.

 

Seusai pelaksanaan serah terima, Sekretaris Daerah dan Perwakilan HSP-USAID menuju stand-stand Cluster dari 24 Kecamatan yang menjadikan bukti komitmen peranan masyarakat terhadap KIBBLA.

 

Saat ini di Kabupaten Pasuruan wilayah yang menjadi obyek riyawat pendampingan HSP-USAID Indonesia sudah mencakup 24 Kecamatan, 33 Puskesmas dan 84 Desa meliputi desa terpencil, desa miskin, desa yang terdapat kasus kematian ibu/bayi serta desa yang ada partisipasi tinggi dari masyarakatnya. (tin )

 

| More

Berita "Pemerintahan" Lainnya