KIBBLA Terpadu harapkan mampu menekan tingkat kematian Ibu

Bertempat di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti Pasuruan Desiminasi dengan Program KIBBLA Terpadu (Kesehatan Ibu, Balita, Bayi lahir dan Anak) diharap mampu untuk mengatasi kematian yang begitu signifikan di Negara ini. Tercatat saat sekarang Indonesia sebagai Negara tertinggi ASEAN dengan angka kematian ibu, anak, balita dan bayi. Program inilah yang menggerakkan Kabupaten Pasuruan melalui Dinkes melakukan kesepakatan untuk bekerjasama antara Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan USAID/HSP USA tadi pagi 17/8.
Hadir dalam acara Bupati Pasuruan, Dandim 0819 Pasuruan, Wakapolres Pasuruan, Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Lintas Sektor Dinkes, Kepala Pukesmas, Bidan Koordinator, Ormas, Tim Penggerak PKK, Camat se Kabupaten Pasuruan dan Kades sasaran HSP yang berjumlah 20 orang.
Dukungan HSP meliputi bantuan teknis agar bermanfaat secara maksimal dan Arrangement on Action Plan. Bantuan paket sendiri terdiri antara lain :
- Program KIBBLA Terpadu akan disebar luaskan di Tim KIBBLA/MPS Kabupaten, Kecamatan dengan Perencanaan dan Penganggaran Multipihak HIS, LAMAT, AMP serta membantu para Tenaga Kesehatan Sektor Swasta dengan Pemberdayaan Masyarakat melalui mitra PKK.
- Dukungan untuk Perluasan
- Pelayanan Obstetri dan Neonatal Komprehensif
- Public Private Partnership (PPP)