ANIS MATTA BERKUNJUNG KE PONPES KRAMAT, TEGASKAN PENOLAKAN BBM

Kamis, 6 Juni 2013 11:03:02 - oleh : emil

ANIS MATTA BERKUNJUNG KE PONPES KRAMAT, TEGASKAN PENOLAKAN BBM

SUARA PASURUAN - Rencana pemerintah menaikkan BBM (Bahan Bakar Minyak) jenis premium, menurut PKS (Partai Keadilan Sejahtera) murni sebuah kegagalan pemerintah.

Setidaknya, itulah yang terlontas dari bibir Anis Matta, Presiden PKS saat silaturrahmi dengan pengasuh Ponpes Kramat Bendungan, Kecamaan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Rabu (06/06) sore.

Menurutnya, pemerintah telah melakukan 3 kegagalan sekaligus, yakni kegagalan produksi, distribusi dan konsumsi, di mana hingga saat ini BBM subsidi sama sekali tidak tepat sasaran, terlebih pendistribusian yang terkesan aparteid atau membeda-bedakan.

"Menaikkan harga BBM bukanlah solusi terakhir, karena sebanrnya kalau kita bijak dan memahami permsalahan hingga ke bawah, kita pasti tahu jalan keluar atas permsalahan ini, bukan malah mengorbankan rakyat kecil," ujar Anis di hadapan awak media yang mengerubutinya.

Ditambahkan Anis, selama pendistribusian BBM subsidi, sebanyak 80% rata-rata tidak mengenai sasaran yang ditargetkan, sehingga banyak golongan masyarakat, terutama masyarakat kelas menengah ke atas yang memanfaatkan situasi tersebut.

"Yang kaya jelas tidak ada pengaruhnya, tapi coba kita lihat masyarakat kelas bawah pasti akan menjerit, belum lagi industri rumah tangga pasti banyak yang gulung tikar, kalau BBM benar-benar akan dinaikkan," imbuhnya.

Oleh karena itu, PKS memberikan solusi kepada pemerintah, yakni melakukan koreksi terhadap kebijakan energi secara revolusioner.

"Harus ada perombakan bear-besar untuk melakukan sebuah kebijakan energi. Bayangkan saja, nilai tukar rupiah kita juga kuat, pendapatan negara juga banyak, Kenapa harus mengorbankan rakyat kecil. Kami terus akan menolak kebijakan menaikkan harga BBM, titik," kata Anis. (EMIL)

| More

Berita "Agama" Lainnya