DINAS PENDIDIKAN BUKA SUARA TERKAIT MUTASI GURU, KEPALA SEKOLAH, DAN PENGAWAS

Rabu, 29 Mei 2013 16:26:01 - oleh : emil

DINAS PENDIDIKAN BUKA SUARA TERKAIT MUTASI GURU, KEPALA SEKOLAH, DAN PENGAWAS

SUARA PASURUAN - Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan menjawab tegas, segala tuduhan Koalisi Aktifis Pasuruan, yang menganggap Mutasi guru, kepala sekolah, dan pengawas beberapa waktu lalu, sarat dengan transaksional.

Iswahyudi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan mengatakan, mutasi guru, kepala sekolah maupun Pengawas Sekolah sudah sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Pusat, melalui Permendiknas Nomor 28 Tahun 2010.

Dalam peraturan tersebut dijelaskan, Mutasi adalah sebuah kebutuhan, di mana seorang kepala sekolah membutuhkan regenerasi, sehingga ada penyegaran dalam hal inovasi maupun ide baru.

"Setiap guru maupun kepala sekolah selalu diawasi kinerjanya oleh pengawas yang sudah dilantik. Masa Tugas kepala sekolah selama ini ada yang sudah 8 sampai 10 tahun. Sementara itu, kita sebagai Dinas Pendidikan harus melakukan evaluasi pada mereka, karena pada dasarnya setiap kerja pasti ada nilai untuk pekerjaannya," ujar Iswahyudi, saat melakukan pertemuan dengan para perwakilan pengunjukrasa, di aula Dinas Pendidikan setempat, Rabu (29/05).

Sementara itu, Penolakan atas tuduhan para pendemo juga diucapkan oleh Iswahyudi, khususnya yang menyoroti masalah kerjanya sebagai pemberi kebijakan di Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan.

Menurutnya, sejak duduk di jabatan sebagai kabid sekolah menengah, dirinya sudah berhasil menjadikan pendidikan kabupaten pasuruan sebagai basis pendidikan menengah kejuruan (SMK) yang terkanal seantero indonesia.

"Saya mulai dari kepala bidang hingga kepala dinas sudah membuat kabupaten pasuruan dikagumi daerah lain. Banyak guru kita yang menjadi narasumber tingkat nasional, terlebih kabupaten pasuruan adalah kabupaten yang mendapat penghargaan dari Propinsi maupun pusat, karena kita memiliki SMK Negeri paling banyak, sehingga kita secara otomatis sudah menyiapkan suku cadang untuk industri," ungkap Iswahyudi di hadapan para pendemo. (EMIL)

| More

Berita "Agama" Lainnya